July 7, 2006

Pendidikan Konsumerisme

Filed under: Live - Firmania Ayu @ 9:31 am

Jakarta yg kita kenal sbagai kota metropolitan memang sedang mengalami kemajuan dan kemunduran yang seimbang (alhasil ya stagnan-stagnan aja disini [*mnurut pnulis]). Banyak bangunan-bangunan baru yg sangat futuristik (nambah udik aja perasaan) tapi banyak bangunan-bangunan yg punya nilai sejarah dihancurkan dengan penuh rasa bangga, dan digantikan MALL & APARTEMENT

Sadarkah mereka (wahai pengembang”/developer” terkemuka Jakarta[apa perlu sebut nama?]) secara nggak langsung mereka tuh udah bikin negara ini tambah tak berbentuk!! Patriotisme? Ayo taruh”an potong leher kalo masih bisa nemu warga negara yg mempunyai jiwa patriotisme lebih dari 30% warga kota” besar (yg udah kerja maksudku)!! Pasti kebanyakan dari mereka lebih mementingkan kepentingan INDIVIDU/GOLONGAN nya
Gimana cara mereka bisa dapetin UANG lebih dan lebih.

Bagai kacang lupa kulitnya
Hotel Indonesia , adalah salah satu korban dari kekejaman Developer” Jakarta. Dan itupulalah gambaran menyeluruh wajah masyarakat Indonesia dalam sebuah peribahasa. Tidak bisa menghargai masa lalu!! Bagaimana para pejuang dulu mempertahankan negara ini, membela mati”an sampai titik darah terakhir, tapi sekarang para Big People Jakarta ini malah berusaha menjual negara sedikit demi sedikit.

Dengan dibukanya tempat ini, kami mengharapkan agar warga Jakarta dapat menemukan tempat yg lebih sesuai dengan kehidupannya. Dalam bangunan ini terdapat Apartement,Office Building,dan MALL. Sehingga tidak perlu repot” lagi untuk mencari Shopping places yg jauh dari rumah anda. Kami mengerti, inilah yang sangat sangat dibutuhkan oleh masyarakat Jakarta dan tempat ini dapat memenuhinya

Halllloowwww??
masyarakat apa yg mereka bicarakan?? yg mana?? yg HIGH-LEVEL??
bukankah masyarakat Indonesia semakin meningkat angka kemiskinannya? apa yg mereka maksud bukan masyarakat Indonesia lagi? atau masyarakat Indonesia yg hanya numpang tidur,makan,sama cari korban buat dapet uang?? (*maaf emosi :) )
Kalo setiap tahun kita disuguhi bangunan” yg seperti ini, yg memajang barang” bagus dan menarik (apalagi ada satu kata sakti ‘SALE’) apa secara tidak langsung mereka mendidik kita untuk menjadi konsumtif?
Kenapa mereka tidak mendidik kita untuk menjadi pintar? membangun bangunan” yg bermanfaat bagi semua masyarakat(baik miskin ataupun kaya),memperbaiki infrastruktur(bukannya bangun di negara lain),mencerdaskan dengan berbudi pekerti Luhur
Kenapa mereka tidak senang kita pintar? apa ini pertanda klo kita mau dijajah lagi??
Oh TUHAN……..apa aku salah tinggal di negara ini?

15 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://t0rqua.blogsome.com/2006/07/07/pendidikan-konsumerisme/trackback/

  1. daripada menunggu mereka berubah.. baiklah kita start dari diri sendiri dan keluarga agar tidak terperosok.

    Comment by godril — July 7, 2006 @ 7:11 pm

  2. Eh setahu saya masih tersisa kok bangunan HI yg posisinya horizontal dari air mancur ptg selamat dtg, karena yg itu mmg masuk cagar budaya jadi nggak boleh dirombak.

    lam kenal ;)

    Comment by asri — July 8, 2006 @ 6:44 am

  3. yah… inilah indonesia, bukan saja di jakarta, dimana tanah bertuliskan Indonesia Raya disitulah……

    salam kenal aja deh :-)

    Comment by eka — July 8, 2006 @ 7:34 am

  4. wah, ada godril!
    hati hati ayu! hihihi… :D

    pemikiran yg dalem…
    pindah yuk… ke bali… :) )

    Comment by didats — July 10, 2006 @ 7:55 am

  5. bukan konsumerismenya yg saya khawatirkan, tapi semakin perkasanya kapitalisme.

    Comment by firman — July 11, 2006 @ 9:40 am

  6. huhuhu.. sedih juga yah ngeliat kondisi begini..
    jurang perbedaan antara yang kaya dan yang miskin semakin ketara.. boleh2 aja sih jadi orang kaya,tapi sadar kondisi juga donk, bahwa lebih banyak orang yang ga mampu di sekitar kita…

    Comment by husein — July 12, 2006 @ 2:40 pm

  7. Gw Setuju ma lo Yu !!! Emang kayaknya jakarta yang DULU kita cintai sekarang udah jadi Kota Kapitalis. Huh..ngeselin banget yach…!

    Comment by NanTo — July 18, 2006 @ 11:30 am

  8. ehemmm,,,ehemm…
    Jadi kapan nih Plan Nikahnya…
    jangan2 lama….
    Mengingat sekarang banyak Gempa..
    Dah buruan..aja

    Comment by manjur — July 20, 2006 @ 6:03 am

  9. kapan ya senayan bisa sesejuk jaman taon 1995 lg

    Comment by juraganlabkom — July 20, 2006 @ 6:15 am

  10. #8 hah? ayu pengen nikah?
    MAKAN-MAKAN!

    Comment by didats — July 20, 2006 @ 7:50 am

  11. orang2 udah pada egois dan tidak lagi memikirkan orang lain

    Comment by away — August 7, 2006 @ 8:28 am

  12. Mudah2an bangsa ini kembali ke jalan yang benar….aminnnn….

    Comment by Mics — August 10, 2006 @ 4:06 am

  13. bener yu,, emang makin hari di Jakarta mall makin banyak aja. Budaya konsumerisme semakin merebak,, sedih ya,, mungkin ini tanda kalo kita dijajah sama yang namanya budaya konsumerisme barat… efek globalisasi yang gak bisa dihindari,, sedih ya, but nice post lho Yu!! :)

    Comment by lintanglontong — September 14, 2006 @ 1:03 pm

  14. wahhh kalo disini semuanya apartement…. soale yang murah malah apartement hehehehe :)
    # setuju dgn godril…. kita yg harus berubah memperbaiki diri kita, keluarga so on… salam kenal

    Comment by azfa — January 17, 2007 @ 7:32 am

  15. i am agree with you statement,but ihave question 4u,please answer
    how was the proces of education in Indonesia before the hystory come?iam wait ur answer thenkyu

    Comment by dewi — April 15, 2008 @ 6:29 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here